Pengabdian Masyarakat 2025


Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 7–11 Desember 2025 yang bertempat di Desa Wangen, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dipimpin oleh Helenda Eka Fajariyah dengan wakil ketua Muhamad Milzam Ihsanudin, serta Fitriyah Najwa sebagai penanggung jawab. Pengabdian masyarakat ini didampingi oleh Dr. Mustakim, S.Pd., M.Pd. selaku pengampu kemahasiswaan dan Dr. Rivo Nugroho, S.Pd., M.Pd. selaku Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Luar Sekolah.

Pengabdian masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan oleh individu atau kelompok, khususnya dari perguruan tinggi, untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki guna membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup mereka. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh HMP PLS UNESA ini merupakan bagian dari pemenuhan program kerja akhir organisasi. Namun, kegiatan ini tidak hanya sebatas menjalankan tugas, melainkan juga berupaya memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang ada di desa.


Desa Wangen memiliki beberapa permasalahan, terutama pada sektor perikanan dan peternakan. Meskipun bidang tersebut cukup berbeda dengan latar belakang kami di bidang pendidikan, hal ini justru menjadi pengalaman dan pengetahuan baru bagi kami. Dari beberapa permasalahan tersebut, sektor peternakan dipilih sebagai fokus utama kegiatan pengabdian masyarakat kali ini. Kegiatan ini berusaha membantu masyarakat Desa Wangen dalam mengelola peternakan dengan lebih baik, khususnya terkait sistem pakan ternak, karena masih banyak masyarakat yang belum memahami komposisi pakan ternak yang tepat.



Solusi yang diberikan diwujudkan melalui kegiatan Workshop Pakan Ternak. Dalam kegiatan ini, kami menghadirkan narasumber yang memahami bidang peternakan, yaitu Adit Arifin, mahasiswa dari Politeknik Pembangunan Pertanian Malang. Workshop ini diikuti oleh para peternak kambing di Desa Wangen. Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Interaksi antara narasumber dan peserta sangat aktif, terutama pada sesi tanya jawab. Banyak peserta yang merasa mendapatkan pengetahuan baru dari workshop tersebut.

Selain workshop, pengabdian masyarakat ini juga diisi dengan kegiatan mengajar di sekolah-sekolah sekitar Desa Wangen. Kegiatan mengajar menjadi bagian penting karena sesuai dengan latar belakang kami di bidang pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar kehadiran kami dapat diterima dengan baik oleh anak-anak desa. Kegiatan mengajar dimulai sejak hari pertama, yaitu tanggal 7 Desember 2025. Para anggota dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengajar di TK, madrasah, serta mengajar mengaji di beberapa TPQ yang ada di desa. Kegiatan ini berjalan dengan baik karena anak-anak sangat antusias dan menerima kami dengan hangat.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, kami mengadakan pentas seni yang melibatkan anak-anak Desa Wangen. Pentas seni ini bertujuan untuk memeriahkan hari terakhir pengabdian masyarakat. Terdapat beberapa penampilan yang ditampilkan, seperti tarian dan peragaan hasil mewarnai. Suasana acara berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Awalnya, kegiatan ini hanya ditujukan untuk anak-anak, namun tanpa disadari menarik perhatian warga sekitar sehingga banyak warga yang ikut hadir dan meramaikan acara. Malam terakhir pengabdian masyarakat pun ditutup dengan suasana kebersamaan dan kebahagiaan.



Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan banyak pengalaman berharga bagi kami, mulai dari belajar beradaptasi dengan lingkungan yang sederhana, bekerja sama dalam tim, hingga belajar bersabar dan bertanggung jawab. Meskipun terdapat berbagai tantangan selama kegiatan berlangsung, semua itu menjadi pelajaran yang sangat berarti dan akan selalu kami kenang di masa mendatang.

 

Penulis: Helenda Eka Fajariyah

Bagian Atas Formulir

 

Bagian Bawah Formulir

 

 

 

 

 

 

 

 

Posting Komentar

0 Komentar