LASKAR PLS 2025

 

Kegiatan LASKAR 2025 diselenggarakan pada Jum’at-Ahad, 19–21 September 2025 di Villa Asia Jaya, sebuah lokasi yang memberikan suasana nyaman dan mendukung proses pembelajaran luar ruang. Dipimpin oleh Ketua Pelaksana Sindhy Afifah Dwi Prasetyo, Wakil Ketua Pelaksana Saskia Eka Nur Andini, dan Penanggung Jawab Fitriyah Najwa, kegiatan ini berlangsung di bawah bimbingan Dr. Mustakim, S.Pd., M.Pd. selaku Dosen Pengampu Kemahasiswaan serta Dr. Rivo Nugroho, S.Pd., M.Pd. sebagai Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Luar Sekolah. Selama tiga hari, peserta diajak memasuki rangkaian kegiatan yang kaya pengalaman, penuh interaksi, dan berorientasi pada penguatan karakter serta kemampuan berorganisasi.

Perjalanan dimulai pada hari pertama, ketika seluruh peserta berangkat menuju Villa Asia Jaya pada hari Jum’at setelah menunaikan Sholat Jum’at. Setibanya di lokasi, kegiatan dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang memberi arah sekaligus membangun semangat. Suasana semakin hidup ketika Dr. Widya Nusantara, S.Pd., M.Pd. menyampaikan Materi Menakar Ruang Ajar yang membuka wawasan peserta mengenai persoalan mendasar Pendidikan Indonesia, terkait seringnya dilakukan Pergantian Kurikulum tanpa fondasi nilai yang jelas. Materi ini memberikan refleksi mendalam tentang arah pendidikan yang ideal. Agenda berikutnya adalah sesi Pengorganisasian Kegiatan yang dilakukan dengan teknik S.W.O.T dipantik oleh Ika Derin Naila, membawa peserta untuk berpikir kritis dan analitis mengenai perencanaan kegiatan. Hari pertama diakhiri dengan rangkaian ice breaking yang mencairkan suasana serta kegiatan tukar kado yang menambah kehangatan antar peserta, menutup hari dengan penuh keakraban.

Memasuki hari kedua, pagi dimulai dengan suasana segar. Setelah sarapan, peserta diajak berjalan pagi sekaligus melakukan observasi lingkungan sekitar villa. Pengalaman lapangan tersebut kemudian diolah menjadi mind mapping yang dipresentasikan dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) bersama Dr. Mustakim, S.Pd., M.Pd. Siang hingga sore hari diisi dengan materi pengembangan diri yang inspiratif, yaitu Kepemimpinan dan Character Building oleh M. Fahmi Zakariyah, S.Pd., M.Pd. yang membuka pemahaman tentang pentingnya peran mahasiswa sebagai calon pemimpin dan agent of change, beliau juga menegaskan bahwa PLS adalah ilmu terapan, sehingga mahasiswa harus aktif berdiskusi, mencoba, dan mempraktikkan teori yang dipelajari. Adapun Materi Paradigma Berorganisasi oleh Alvian Pramadani H., S.Pd. pada kesempatan kali ini Mas Al mengajak peserta mengubah cara pandang organisasi dari sesuatu yang “ribet” menjadi laboratorium pembelajaran. Dalam materi ini, beliau menekankan bahwa organisasi adalah media tumbuh, bukan beban. Peserta juga mendapat pengenalan tentang IMADIKLUS dan Komunitas PLS, serta berkesempatan berdialog dalam sarasehan bersama alumni. Malam harinya, suasana berubah menjadi lebih meriah dengan penampilan inagurasi setiap kelompok. Mulai dari menyanyi, tari tradisional, dance, drama musikal, hingga puisi berantai, seluruh peserta menunjukkan buah dari segala usaha dan kreativitas terbaiknya. Bukan soal penampilan siapa yang paling baik, tapi tentang bagaimana setiap kelompok dapat menyatukan banyak kepala, keberanian, tanggungjawab, dan juga kerjasama tim. Tawa peserta, tepuk tangan, dan sorakan kecil dari teman-teman membuat malam itu terasa semakin akrab dan penuh kebersamaan. Penampilan inagurasi menutup hari kedua dengan kesan yang hangat—membuat para peserta merasa lebih dekat satu sama lain, dan menyimpan kenangan yang sederhana namun bermakna.

Pada hari ketiga, aktivitas dimulai dengan senam pagi dalam beberapa sesi yang menyegarkan, diikuti sarapan bersama di aula yang tetap dipenuhi canda tawa. Setelah itu dilanjutkan dengan briefing, dimana peserta akan terlibat dalam fun mini game yang disajikan dalam beberapa babak ringan namun penuh tantangan dan kerja sama. Gelak tawa dan sorakan terdengar hampir sepanjang sesi, menjadikan hari terakhir ini terasa sangat menyenangkan. Usai permainan, diadakan sesi awarding untuk Kelompok terbaik, Peserta teraktif Putra/Putri, dan juga Juara Fun Mini Game, sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan performa peserta selama kegiatan. Setelah foto bersama dan penutupan resmi, seluruh peserta bersih diri untuk bersiap kembali ke Surabaya dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan membawa banyak pengalaman baru.

Secara keseluruhan, LASKAR 2025 menjadi wadah pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga inspiratif. Perpaduan materi, dinamika kelompok, kreativitas, serta suasana kebersamaan menjadikan kegiatan ini sarat makna. Peserta tidak hanya pulang dengan pengetahuan baru, tetapi juga hubungan yang lebih erat, karakter yang lebih kuat, serta motivasi untuk terus berkembang sebagai mahasiswa PLS yang berdaya saing dan berjiwa kepemimpinan.


Penulis & Editor : Sindhy Afifah Dwi Prasetyo


Posting Komentar

0 Komentar